BOR RSUD Linggajati Naik Jadi 55,9%, Siap Hadapi Akreditasi Utama November Mendatang

by
banner 468x60

CiremaiNews.id,Kuningan- RSUD Linggajati, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menggelar survei simulasi akreditasi selama dua hari sebagai persiapan menghadapi penilaian akreditasi utama pada November 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kesiapan rumah sakit sekaligus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.Simulasi yang melibatkan tim surveyor akreditasi independen tersebut bertujuan memetakan kondisi rumah sakit secara menyeluruh, termasuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki sebelum penilaian resmi dilaksanakan.

banner 336x280

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Linggajati, mengapresiasi pelaksanaan simulasi tersebut. Dia menegaskan, seluruh catatan dan rekomendasi tim surveyor akan segera ditindaklanjuti bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan.

“RSUD Linggajati merupakan salah satu rumah sakit kebanggaan daerah. Catatan evaluasi dari tim penilai akreditasi akan kami jadikan prioritas pembenahan,” kata U Kusmana, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, keterbatasan fiskal daerah tidak boleh menjadi penghalang untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana penting rumah sakit. Pemenuhan kebutuhan tersebut akan diupayakan secara bertahap sesuai prioritas.”Semua hasil ini akan segera dilaporkan kepada Bupati Kuningan selaku pemilik rumah sakit,” tegasnya.

U Kusmana juga menyoroti potensi strategis RSUD Linggajati yang berada di wilayah utara Kabupaten Kuningan dan berbatasan langsung dengan Kota serta Kabupaten Cirebon.

Lokasi tersebut dinilai menjadi peluang bagi rumah sakit untuk berkembang sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan.Pengembangan itu dapat dilakukan melalui penguatan kemitraan dengan puskesmas, rumah sakit di wilayah sekitar, hingga pihak swasta.

Dia turut mengapresiasi tren pemulihan (recovery) RSUD Linggajati selama setahun terakhir di bawah kepemimpinan direktur saat ini. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya kembali kepercayaan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Linggajati, dr. Eva Maya, menjelaskan bahwa survei simulasi pada Oktober ini menjadi kesempatan bagi manajemen untuk mengetahui kondisi riil rumah sakit sebelum menghadapi penilaian resmi.

“Survei simulasi ini memberikan banyak masukan penting dari tim surveyor. Masukan ini menjadi modal kami untuk terus berbenah dalam meningkatkan mutu layanan dan mengutamakan keselamatan pasien (patient safety),” ujar Eva.

Peningkatan pelayanan RSUD Linggajati juga tercermin dari angka keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR). Berdasarkan data hingga September 2026, BOR rumah sakit tersebut mencapai 55,9%.Angka itu meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran 30%. Kenaikan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya pemanfaatan layanan rumah sakit oleh masyarakat.

Dengan berbagai pembenahan dan evaluasi melalui survei simulasi, manajemen RSUD Linggajati optimistis dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian akreditasi utama pada November mendatang.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pencapaian akreditasi, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan optimal bagi masyarakat Kabupaten Kuningan serta wilayah sekitarnya.(Tatang Budiman)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.