CiremaiNews,Kuningan– Dinamika menjelang pemilihan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan mulai menghangat. Kader Korps Gerindra Masa Depan (GMD), Bambang Hari Murti, mengingatkan seluruh kader agar menjaga soliditas dan menghormati keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
Bambang menegaskan, setiap kader memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memimpin DPC Gerindra Kuningan. Namun, keputusan akhir mengenai sosok yang akan menakhodai partai di tingkat kabupaten tetap menjadi kewenangan DPP.
“Semua kader partai memiliki hak yang sama. Namun, muara keputusan tetap ada di DPP Gerindra. Siapa pun yang nanti ditunjuk untuk menakhodai DPC Gerindra Kuningan, seluruh kader wajib patuh dan mematuhi keputusan DPP,” kata Bambang saat dimintai keterangan, Rabu (14/10/2026).
Dia berharap proses pergantian kepemimpinan tersebut berlangsung sejuk dan kondusif. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam menentukan calon ketua tidak boleh menjadi pemicu perpecahan di internal partai.
Bambang menilai, persatuan dan kekompakan kader menjadi modal penting agar Gerindra tetap fokus mengawal agenda strategis pembangunan, baik di tingkat nasional maupun Kabupaten Kuningan.
“Tugas kita sebagai kader adalah mengedepankan jati diri Partai Gerindra. Gerindra merupakan partai komando, sehingga setiap kader harus memiliki komitmen untuk mengawal program-program strategis nasional yang ada di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bambang mengajak seluruh pengurus dan kader Gerindra Kuningan kembali memegang teguh Sumpah Kader, khususnya poin ketiga dan kelima yang menekankan kedisiplinan, kepatuhan terhadap ideologi partai, serta kewajiban menjaga kehormatan dan soliditas organisasi.
Menurutnya, kedewasaan kader dalam menyikapi keputusan DPP nantinya akan menentukan keberhasilan konsolidasi partai.
“Siap sedia dan patuh terhadap ideologi partai, serta menjaga martabat dan kekompakan partai. Itu harus menjadi pegangan bersama. Jangan sampai dinamika penentuan ketua justru membuat kader terpecah,” tegasnya.
Bambang berharap seluruh kader dapat menerima siapa pun figur yang nantinya dipercaya DPP untuk memimpin DPC Gerindra Kuningan. Dengan begitu, dinamika suksesi kepemimpinan tidak mengganggu kekompakan organisasi maupun pelaksanaan program partai.(Tatang Budiman)












