CiremaiNews.id,Kuningan– Pimpinan Cabang Perempuan Indonesia Raya (PC PIRA) Kabupaten Kuningan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 PIRA di Sekretariat PC PIRA Kabupaten Kuningan, Selasa (13/10/2026). Peringatan digelar serentak secara nasional melalui Zoom Meeting bersama jajaran PIRA dari berbagai daerah.
Ketua PC PIRA Kabupaten Kuningan, Sri Laelasari, mengatakan momentum HUT ke-18 menjadi kesempatan untuk memperkuat solidaritas organisasi sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.
“Melalui momentum HUT ke-18 ini, kami ingin PIRA semakin aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan. Perempuan harus memiliki kesempatan untuk berkembang, berkontribusi, dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan, khususnya di Kabupaten Kuningan,” ujar Sri Laelasari.
Dia berharap PC PIRA Kabupaten Kuningan terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendorong perempuan agar lebih mandiri, berdaya, dan peduli terhadap lingkungan sosial.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) PIRA, Novita Wijayanti, menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan perjuangan organisasi dalam memperjuangkan hak, kesejahteraan, dan kualitas hidup perempuan Indonesia.
Novita juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan perempuan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga. Menurutnya, edukasi kesehatan dan deteksi dini penyakit perlu terus ditingkatkan agar perempuan lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
“Perempuan adalah tiang keluarga, madrasah pertama bagi anak-anak, serta penopang utama ketahanan keluarga,” tuturnya.
Dia pun mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kanker serviks dan kanker payudara melalui edukasi serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Melalui peringatan HUT ke-18 ini, PC PIRA Kabupaten Kuningan berharap semangat kebersamaan dan pengabdian organisasi semakin kuat. PIRA diharapkan terus berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tatang Budiman)












