CiremaiNews.id,Kuningan – Ratusan jemaah memadati halaman Masjid Al-Fatah, Desa Babakanjati, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Sabtu (5/9/2026) malam. Mereka mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus menyimak tausiyah KH Cecep Darussalam Ubaidillah Hasim.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittihadiyyah Kabupaten Pangandaran itu mengajak jemaah tidak menjadikan Maulid Nabi sekadar seremoni. Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk introspeksi dan memperbaiki akhlak.
“Hikmah terbesar dari Maulid adalah meniru keluhuran budi pekerti Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari sifat jujur, amanah, sabar, hingga bagaimana beliau berinteraksi dengan sesama manusia secara santun dan penuh kasih sayang,” kata KH Cecep.
Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara hablum minallah dan hablum minannas. Meneladani Rasulullah, menurutnya, bukan hanya meningkatkan ibadah, tetapi juga peduli kepada sesama, membantu yang lemah dan menjaga kedamaian.
Ketua Yayasan Pendidikan Arriyadl, Ustaz Mahfudin, mengatakan Maulid tahun ini berlangsung lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain tabligh akbar, kegiatan diisi penampilan anak-anak TK dan TPA Arriyadl serta hadroh ibu dan bapak-bapak Majelis Taklim Al-Fatah.
“Alhamdulillah, mereka penuh semangat mengikuti berbagai kegiatan sejak pagi hingga malam,” ujar Mahfudin.
Pengasuh Al-Fatah Oji Saroji menuturkan kemeriahan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiyah.
Penampilan Hadroh Haur Jati yang beranggotakan para bapak-bapak menjadi salah satu perhatian jemaah. Meski tak lagi muda, mereka tampil energik menabuh genjring hingga membuat suasana Maulid semakin semarak.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Cigandamekar, Pemerintah Desa Babakanjati, tokoh masyarakat, serta alim ulama dari Kuningan dan daerah lainnya.(Tatang Budiman)












