CiremaiNews.id,Majalengka – Masyarakat di Kabupaten Majalengka menyampaikan tiga usulan saat mengikuti kegiatan reses Anggota DPR RI Galih Dimuntur Kartasasmita di Kopi Sawah, Cigasong pada Kamis (15/10/2026).
Tiga aspirasi yang disampaikan meliputi pembangunan jalan usaha tani (JUT), bantuan gerobak untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta bantuan kursus pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mempersiapkan masyarakat memasuki dunia kerja.
Aspirasi tersebut mencakup kebutuhan di sektor pertanian, pengembangan usaha kecil, hingga peningkatan keterampilan calon tenaga kerja.
Dalam kegiatan reses itu, masyarakat berharap usulan yang disampaikan dapat menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui jalur yang sesuai dengan kewenangan pemerintah maupun lembaga terkait.
“Reses ini menjadi kesempatan untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi warga penting untuk dihimpun agar bisa menjadi bahan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Galih.
Salah satu usulan yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan pembangunan jalan usaha tani. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mempermudah akses petani menuju lahan sekaligus mendukung pengangkutan hasil pertanian.
Selain sektor pertanian, warga juga mengusulkan bantuan gerobak UMKM. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang membutuhkan sarana untuk berjualan.
“Ada aspirasi terkait jalan usaha tani dan bantuan gerobak untuk UMKM. Kebutuhan seperti ini perlu dicatat dan dikaji agar dapat ditindaklanjuti sesuai program serta ketentuan yang berlaku,” kata Galih.
Adapun usulan ketiga berkaitan dengan pelatihan kerja melalui BLK. Masyarakat berharap adanya dukungan pelatihan keterampilan agar calon tenaga kerja memiliki bekal untuk melamar pekerjaan.
Menurut Galih, aspirasi di bidang ketenagakerjaan juga perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan kesempatan masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan memperoleh pekerjaan.
“Kami berharap aspirasi masyarakat ini bisa menjadi masukan dalam mendorong program yang sesuai dengan kebutuhan warga, baik di sektor pertanian, UMKM, maupun peningkatan keterampilan kerja,” tuturnya.
Melalui reses tersebut, masyarakat Majalengka berharap tiga usulan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh warga.(Red)












