CiremaiNews.id,Kuningan – Laskar Gerindra di Kabupaten Kuningan diminta tak sekadar berkumpul dan melakukan konsolidasi. Mereka didorong turun langsung melihat persoalan warga hingga ikut mencari solusi di lapangan.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati, mengatakan kebutuhan masyarakat harus dipetakan langsung dari bawah. Sejumlah hasil pemetaan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan maupun kegiatan fisik.
Salah satunya penyediaan water jet shooter bagi masyarakat di desa-desa sekitar lereng Gunung Ciremai. Peralatan tersebut disiapkan untuk mendukung mitigasi dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Di Blok Bangong, Desa Kadugede, Tina juga memfasilitasi pengerahan alat berat untuk normalisasi Sungai Cisanggarung. Penanganan sungai itu dilengkapi pembangunan trash barrier untuk menahan sampah yang masuk ke aliran sungai.
Persoalan fasilitas umum juga ikut disentuh. Lapangan sepak bola di Kelurahan Cigadung yang sebelumnya dipenuhi ilalang ditata kembali agar dapat digunakan masyarakat.
“Para laskar ini saya minta turun, melihat langsung kondisi masyarakat, mencatat apa yang menjadi keluhan dan kebutuhannya. Jadi bukan sekadar berkumpul, tetapi harus ada manfaat yang dirasakan masyarakat,” kata Tina, Senin (21/9/2026).
Dalam pertemuan ketiga bersama Laskar Gerindra, Tina kembali menyalurkan bantuan. Di antaranya material semen untuk mendukung pembangunan fasilitas di salah satu desa serta speaker portable untuk menunjang kegiatan masyarakat di dua desa lainnya.
Menurut Tina, persoalan yang membutuhkan penanganan lebih besar tidak harus diselesaikan sendiri. Aspirasi warga dapat diteruskan secara berjenjang melalui struktur Partai Gerindra.
“Kalau persoalannya membutuhkan penanganan yang lebih besar, tentu tidak bisa diselesaikan sendiri. Aspirasi itu harus disampaikan secara berjenjang agar bisa dicarikan jalan keluarnya,” ujarnya.
Tina yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra itu membagi konsolidasi Laskar Gerindra se-Kabupaten Kuningan dalam tiga pertemuan.
Selain konsolidasi, anggota laskar yang sebelumnya telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) tingkat nasional juga mendapat pembinaan mengenai kedisiplinan dan tanggung jawab sosial.
Tina menegaskan, keterlibatannya sebagai anggota DPRD bukan sekadar soal jabatan. Ia ingin keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Niat saya menjadi anggota DPRD bukan untuk gaya-gayaan menjadi pejabat. Tapi untuk menjadi orang yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat, minimal untuk lingkungan sekitarnya,” katanya.
Ia pun meminta Laskar Gerindra menjadikan kerja lapangan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Setiap keluhan warga yang ditemukan diharapkan tidak berhenti pada pendataan, tetapi ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kewenangan.
“Niatnya sederhana, bagaimana kita hadir dan bisa memberikan manfaat. Minimal ketika ada persoalan di lingkungan masyarakat, kita tahu dan berusaha mencari solusinya,” kata Tina.(Tatang Budiman)













