CiremaiNews.id,Kuningan– Keluarga Jamil, warga Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berharap pemerintah membantu pemulangan jenazah almarhum dari kawasan Golden Triangle, Laos. Keterbatasan ekonomi menjadi kendala bagi keluarga untuk membawa Jamil kembali ke kampung halaman.
Bibi almarhum, Iyah Samsiyah, mengatakan keluarga ingin Jamil dimakamkan di kampung halaman agar bisa mendapatkan penghormatan terakhir dari keluarga dan kerabatnya.
Iyah menuturkan, Jamil berangkat ke Singapura bersama temannya pada Oktober 2025 tanpa meminta izin kepada keluarga. Setelah keberangkatan itu, keluarga sempat berkomunikasi dengan Jamil melalui panggilan video.
“Kami atas nama keluarga juga berharap pemerintah membantu menjembatani koordinasi dengan pihak berwenang di Laos, termasuk menyangkut persyaratan administrasi, prosedur pemulangan, serta kemungkinan dukungan pembiayaan,” ujar Iyah.
Tetangga Minta Pemkab dan DPRD Turun Tangan
Keprihatinan juga disampaikan tetangga almarhum, Iman Saepurrohman, yang akrab disapa Boim. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kuningan segera turun tangan membantu keluarga Jamil.
Menurut Boim, keluarga membutuhkan dukungan nyata untuk mengurus proses pemulangan jenazah, terutama dalam berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait
Ia juga meminta DPRD Kabupaten Kuningan ikut memperjuangkan aspirasi keluarga agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut.
“Saya berharap keluarga tidak harus berjuang sendirian di tengah duka dan keterbatasan yang mereka alami. Kehadiran pemerintah daerah dan wakil rakyat itu sangat penting untuk membantu mencari jalan keluar agar jenazah Jamil dapat segera dipulangkan,” kata Boim.
Bagi keluarga dan warga sekitar, pemulangan jenazah Jamil bukan sekadar persoalan administratif, melainkan juga persoalan kemanusiaan. Mereka berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar almarhum bisa kembali dan dimakamkan di kampung halamannya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga, kepastian mengenai langkah konkret pemulangan jenazah masih dinantikan. Proses dan kronologi kematian Jamil sebelumnya juga disebut masih ditelusuri oleh pihak terkait.(Tatang Budiman)











